Tips Melunasi KPR dengan Cepat

Setiap tahun akan selalu ada peningkatan harga kebutuhan baik kebutuhan primer hingga tersier. Kenaikan harga tersebut juga terjadi pada bidang properti. Harga properti yang melonjak membuat banyak Anda harus memutar otak. Anda pasti mencari cara untuk mendapatkan properti seperti rumah dengan cara mudah dan tidak memberatkan.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan rumah dengan mudah dan tidak memberatkan adalah memanfaatkan fasilitas KPR.

Sekilas Penjelasan Mengenai KPR

KPR atau Kredit Pemilikan Rumah merupakan salah satu fasilitas kredit dari perbankan yang membantu Anda untuk mendapatkan atau membeli sebuah rumah. Dengan fasilitas tersebut, Anda bisa membeli rumah dengan sistem pembayaran mencicil dalam jangka waktu tertentu.

Pihak bank pada umumnya memberi batas maksimal 20 tahun untuk sistem pembelian rumah dengan KPR. Anda bisa menyesuaikan kemampuan finansial dengan batas waktu dan besaran cicilan tiap bulan yang akan diambil.

Selain melalui lembaga perbankan, Anda juga dapat memanfaatkan fasilitas KPR yang sistem pembayarannya langsung kepada pengembang (developer). Anda harus memastikan bahwa pengembang tersebut mempunyai jejak rekam yang baik. Hal ini akan meminimalisir resiko Anda ditipu oleh pengembang properti.

Kelemahan lain dari fasilitas KPR langsung dengan pengembang adalah tidak ada payung hukum yang jelas. Anda tidak bisa melaporkan pengembang kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena tidak adanya peranan dari industri keuangan yang terlibat dalam transaksi yang Anda lakukan.

Tips agar KPR Cepat Lunas

Mendapatkan sebuah barang secara kredit memang sangat menggiurkan. Anda tidak akan merasakan beban yang berlebih apabila pandai menghitung besaran cicilan dengan baik. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk melunasi KPR dengan mudah. Cicilan rumah tersebut juga tidak akan memberatkan kebutuhan finansial bulanan Anda.

Berikut ulasan tips melunasi KPR

1. Menghitung Kemampuan Membayar

Sebelum memutuskan untuk membeli rumah dengan menggunakan fasilitas KPR, Anda perlu menghitung jumlah finansial bulanan. Anda bisa menghitung besaran pemasukan dan pengeluaran setiap bulannya.

Dengan mengetahui jumlah pemasukan dan pengeluaran, Anda akan lebih mudah menentukan besaran cicilan KPR yang akan diambil. Cicilan KPR idealnya tidak melebihi dari 35% dari gaji atau pemasukan bulanan. Hal ini akan meminimalisir resiko Anda terjebak kredit macet di masa depan.

Apabila Anda mempunyai dana berlebih, Anda bisa membayar DP lebih banyak agar besar cicilan bulanan menjadi lebih ringan. Jangan memaksakan untuk membeli rumah yang besar apabila kemampuan finansial bulanan Anda tidak mencukupi.

2. Meneliti Penawaran dari Salesman

Agar Anda tidak merugi, Anda harus meneliti secara detail mengenai penawaran yang ditawarkan oleh salesman perbankan. Anda harus memastikan bahwa yang Anda dapatkan di masa datang sesuai dengan yang ada pada brosur maupun iklan.

3. Menanyakan Biaya Tambahan Lain

Agar cicilan KPR tidak semakin besar, Anda harus menanyakan sejumlah biaya selain uang muka. Anda harus mempersiapkan dana tambahan tersebut agar tidak menambah beban finansial bulanan.

Pada umumnya, biaya tambahan yang harus Anda persiapkan untuk membeli rumah dengan KPR adalah biaya administrasi, dana pembayaran pajak, dana asuransi jiwa maupun bangunan,  hingga biaya appraisal dan notaris.

4. Menabungkan Dana Berlebih

Cara selanjutnya yang bisa Anda tiru untuk melunasi KPR dengan cepat adalah menabungkan dana berlebih pada lembaga perbankan tempat Anda mengajukan KPR.

Tidak banyak orang tahu bahwa banyak lembaga keuangan yang menawarkan subsidi bunga KPR bagi nasabah KPR yang membuka rekening tabungan pada lembaga tersebut. Tidak hanya berupa subsidi bunga, Anda juga bisa mendapatkan program bunga KPR menjadi 0% apabila tabunganmu telah mencapai batas yang ditentukan.

Dengan bunga KPR yang rendah akan membuat kebutuhan finansial bulanan Anda semakin ringan. Selain itu, Anda juga dapat mempercepat pelunasan KPR karena tidak perlu mengeluarkan dana berlebih untuk membayar bunga.

Kekurangan dan Kelebihan Melakukan Pelunasan KPR Lebih Cepat

Apabila Anda mempunyai dana berlebih, Anda pasti ingin segera melunasi segala pinjaman dan cicilan. Dengan pelunasan tersebut diharapkan beban finansial semakin berkurang.

Pada saat Anda melunasi cicilan KPR sebelum masanya berakhir, pihak bank akan mengenakan denda pada Anda. Hal ini terjadi karena pihak bank akan kehilangan keuntungan dari pendapatan bunga pinjaman kredit tersebut.

Besaran denda yang dikenakan cukup beragam tergantung dari pihak perbankan. Pada umumnya, pihak bank akan mengenakan denda sebesar 1 hingga 3 % dari besaran pelunasan yang dilakukan.

Berbeda lagi apabila Anda hanya melunasi sebagian dari cicilan. Saat Anda menyetorkan sebagian dari total pinjaman, Anda akan diberikan dua pilihan. Pilihan yang pertama adalah pengurangan besar cicilan per bulan namun dengan jangka waktu yang sama. Sedangkan untuk pilihan yang kedua yaitu pengurangan masa waktu cicilan namun dengan besar cicilan yang sama.

Memiliki rumah baik secara tunai maupun KPR memiliki sejumlah keuntungan dan kekurangannya masing-masing. Apabila Anda mempunyai dana yang berlebih, sebaiknya Anda membeli properti secara tunai agar mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga properti di kemudian hari.

Nah, itulah tadi sejumlah informasi dan tips yang bisa Anda ikuti untuk mendapatkan rumah secara KPR. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda semua.